Tampilkan postingan dengan label Cambodia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cambodia. Tampilkan semua postingan

Minggu, 21 Desember 2014

The Bebebs Goes to Indochina : Sekilas Kuliner Kamboja

Khmer Specialities
Amok Set.
Fish Amok
 Amok, salah satu makanan khas Kamboja yang dimasak dengan kari dan santan. Tapi rasanya sungguh berbeda dengan rasa gulai kita. Cara memasaknya pun ditaruh di daun pisang kemudian di kukus. Sungguh pengalaman rasa yang menarik. Jadi, kalau ke Kamboja, kamu wajib banget nyobain Amok. Pilihannya ada ikan, ayam, babi juga ada sih. Tapi yang terkenal Fish Amok. Ini Amok yang sempat kami coba di Temple Balcony, Siem Reap dan Phnom Penh.

The Bebebs Goes to Indochina (3) : Mendadak Tomb Rider di Angkor Wat

The Bebebs was here!
Bus bergerak meninggalkan Phnom Penh di sore hari. Kelelahan, kami tertidur sepanjang jalan. Saya sempat terbangun beberapa kali. Rumah-rumah khas Kamboja tampak seperti rumah yang sering saya lihat ketika ikut Papa pulang kampung ke Ngawi, Jawa Timur. Menarik. Hamparan lahan dan hutan juga ada banyak. Ini saya mau ke Siem Reap apa pulang ke Ngawi sih?

The Bebebs Goes to Indochina (2) : Menengok Sejarah Khmer Merah di Phnom Penh

Hari ke tiga trip The bebebs.

Saatnya pindah negara, pindah kota. Phnom Penh, Kamboja. Bahkan saya tidak tahu apa yang menarik di sana. Kamboja, negara yang jarang saya dengar namanya. Well, geografi saya memang buruk sebelum terobsesi menjelajah seluruh negara di Asean. Saya harus googling dulu negara mana saja yang termasuk negara ASEAN.

Perjalanan dari Ho Chi Minh City ke Phnom Penh memakan waktu sekitar 6-7 jam. Kami harus melewati perbatasan untuk melakukan pemeriksaan paspor dan mendapat cap tanda masuk negara Kamboja. Siang hari kami sampai di Phnom Penh. Seperti biasa, Prima, si ketua rombongan langsung sigap melobi supir tuktuk untuk membawa kami ke Guest House. Europe Guest House. err... namanya heboh ya..
Hello Phnom Penh!