Selasa, 23 Desember 2014

Summer School 2013 : Inha University, South Korea

Coba cari saya dimana?
Maret 2013

"Bonaire...! Mau ikut summer school ga? ke Korea!!!"

Mba Diah langsung heboh dari pintu kelas. Pagi itu kelas belum terlalu ramai, menuju jam 9 dan dosen belum datang.

"Hah? Hah? Ke Korea? Ngapaiin???"

Siang itu saya sibuk mencari info tentang informasi yang Mba Diah berikan. Dia tahu dari anak-anak UGM Jogja kelas Internasional. Ya, saya kala itu sedang mengikuti program Magister Manajemen di UGM Jakarta kelas Reguler. I have no idea about South Korea. Cuma suka nonton Kimchi Chronicle di Star World, terus bercita-cita ke Korea untuk....kulineran. aja. :)) Karena ada peluang untuk traveling ke tempat baru, saya langsung semangat cari info tentang program ini.

Awalnya saya ragu. Bahasa inggris pas-pasan nanti pas belajar gimanaaa, takut ketemu orang baru, tapi semangat menjelajah tempat baru mengalahkan itu semua. Ditambah saya bolak balik konsultasi sama salah satu temen diskusi saya, Nyanya yang saat itu lagi melanjutkan master di Italia. Nyanya berhasil meyakinkan saya untuk mencoba kesempatan ini. Lagipula saya memang punya cita-cita kuliah di luar, tapi ya ga kesampean. Lumayan lah ikut program summer school bisa merasakan ambience belajar di universitas asing.

Inha University merupakan salah satu partner university kampus saya. Setiap tahun mereka mengadakan program summer school yang berlangsung 3 minggu.  Siapa saja bisa mengikuti program ini asal masih berstatus mahasiswa S1 atau S2. Biayanya? pribadi alias bayar sendiri. Biaya mencakup program pendidikan dan beberapa kunjungan di daerah wisata(biasanya ke Amusement Park Everland dan menonton Nanta Cooking Show). Kalau ga mau repot, bisa memilih paket dengan tempat tinggal di dorm atau asrama kampus. Di tahun 2013 tuition fee-nya USD 650, tapi karena kampus saya partner university diskon jadi USD 630 sudah termasuk tinggal di asrama, makan pagi dan malam di kantin asrama.

Inha University Summer School , Bisa langsung di klik ya untuk info lebih lanjut. Untuk kamu yang tertarik untuk ikut di tahun selanjutnya, pendaftaran program biasanya di buka sekitar bulan Maret-April.
Partner in crime selama di Korea, Mba Diah!
Singkat cerita, Saya dan Mba Diah mewakili UGM kampus Jakarta mengikuti program ini. Selain itu ada 8 orang MM UGM Jogja kelas internasional yang juga ikut program ini. Ikut program ini membuat saya harus merelakan untuk tidak berlebaran di Indonesia. Inha University terletak di Incheon, sekitar 1 jam dari seoul naik metro. Asramanya pas berada di seberang kampus. Jadi kalau mau ke kampus tinggal nyebrang aja. Tapi Pe Er sih jalan ke gedung-gedungnya yang luas banget. haha

Saya mengambil kelas Introduction to The Korea Business and Economy serta Temporary Art And Design. Mba Diah mengambil kelas Basic Korean Language dan East Asian Politics and International Relations. Yes, kami tidak sekelas sama sekali, tapi selesai kelas biasanya langsung janjian jalan. haha Biasanya dalam sehari kelas terdiri dari 3 sesi: 9-11, 11-13, dan 14-16. Mulai minggu terakhir-terakhir biasanya pada bolos deh, ilang ntah kemana. Malahan untuk beberapa orang, tujuannya bukan masuk kelas, tapi sibuk berkelana keliling Korea. :))

Stiker merah menandakan saya muslim dan berpuasa, untuk memudahkan kalau makan di kantin asrama 
Salah satu menu makanan di kantin asrama
 Menu makanan biasanya ditempelkan di papan di luar kantin. Jadi peserta bisa tahu saat itu menunya apa, mengandung babi atau tidak. Untuk makan siang juga disediakan sih, tapi harus beli kupon makanan dulu untuk bisa makan siang di sana.
Tidurnya diatas meja belajar!
Setiap kamar dihuni 4 orang, kebetulan saya sekamar dengan orang Indonesia semua. 3 mahasiswi S1 UGM Jogja. 2 orang anak HI, yang 1 lagi kedokteran gigi. Berasa tua eym... :)) Kamar kami letaknya di lantai 3. Kebayangkan pas baru dateng ngangkut-ngangkut koper ke lantai 3 hebohnya gimana? Uniknya, kasurnya di atas meja belajar gitu. Bikin mager kalau mau bobok-bobok gogoleran abis pulang kampus. Mesti naik ke atas banget? Kamar saya beda beberapa kamar dengan mba Diah. Well, Jangan heran kalau program ini banyak biyangetttt anak Indonesianya. I was very surprised! Peserta program sekitar 400an anak, hampir setengahnya berasal dari Indonesia, trus peserta terbanyak kedua dari China. Udah kebaca kan tujuannya apa? Iyak betul. Mengejar K-Pop Star dan sejenisnya. *geleng-geleng kepala*

Fasilitas di asrama selain ada kantinnya, ada mini convenience store, ruang mencuci, gym, beberapa lapangan olahraga, dan wi-fi. Wi-fi hanya terbatas di lobby saja. Kalau di kamar, kabel koneksi internet bisa dicolok ke laptop langsung, tapi karena tempo hari saya ga bawa laptop, jadi untuk internetan saya suka nebeng wi-fi anak-anak sekamar. Saya sih ga beli kartu sim card di sana. Untuk internetan, kita bisa beli kartu paket internet dan hampir di seluruh sudut kota, si internet itu ada koneksinya. Tapi untuk mengaktifkan dan memakai internet harus memasukkan kode yang ada di paket internet yang kita beli.

Karena temenannya sama Indonesia lagi Indonesia lagi, bahasa korea tetep ga ngerti, bahasa inggris juga ga ke improve banyak. Yang seru ya jalan-jalannya, jajan-jajannya, dan seneng-senengnya. Seru banget!!
Jung-Min Oppa. Asdos kesukaan banyak cwe-cwe. Iya, Asdos kelas saya. :p
Selain Seoul, saya sempat mengunjungi Busan dan daerah perbatasan antara Korea Selatan dan Korea Utara. Ceritanya akan saya tulis di postingan terpisah ya.. hihi see ya!

Kecups,


Sonya


1 komentar:

  1. halo, waktu ikut summer school inha pake biaya sendiri apa kirim proposal ke perusahaan? makasih ^^

    BalasHapus